Gagap aku..

29 05 2008

Cemara itu pernah berdiri tegak kokoh

batangnya bak tubuh singa nemea yang tak tertembus panah hercules

akarnya besar dan kuat menghunjam dalam ke perut bumi,

Cemara itu pernah berdiri indah

daun jarumnya bisikkan doa tengadah

rantingnya adalah rangkaian labirin tanpa ujung,

Tapi kini,

tak ada lagi batang kokoh indah itu ,

entah kemana air bah membawanya ,

lalu,

bersama siapa angin akan melantunkan nyanyiannya

ke mana lagi burung prenjak akan menitipkan anaknya,

Tuhan,

aku gagap membaca pesan Mu

ini murka atau coba..